Unnes: “Curanmor” Resahkan Masyarakat
Semarang
- Universitas Negeri Semarang digemparkan dengan maraknya
pencurian motor di area kampus. Dalam rentan waktu tidak lama, lebih dari tiga
motor yang dikabarkan hilang. Penjagaan yang kurang ketat dan pengecekan
surat-surat motor yang jarang dilakukan merupakan salah satu penyebab pencuri
mudah dalam menjalankan aksinya.
Terlepas dari lemahnya penjagaan, kesadaran dari
mahasiswa untuk mengunci ganda motornya juga hal yang mengakibatkan kendaraan
mereka raib. Wisnu mahasiswa semester 2 ilmu hukum Unnes merupakan salah satu korban curanmor. Ia menuturkan
bahwa pada tanggal 23 mei 2017 motor Jupiter Z silver hitam plat AA 3263 HW
hilang sepulang dia melaksanakan kuliah yang berakhir pada sore hari, sudah tidak
ada penjaga karena pada saat itu pukul 16.45 WIB, hanya terdapat satpam yang
berada di dekanat yang lumayan jauh dari parkiran.
Dari pihak Unnes sendiri belum ada upaya untuk menangkap para pelaku.
Namun Unnes
telah menghimbau agar mahasiswanya lebih waspada dalam menjaga motornya. Ada juga
tindakan untuk meminimalisir kehilangan yaitu dengan mengerahkan tukang parkir
agar selalu berjaga dan mengecek surat-surat kendaraan yang akan keluar dari
area parkir di lingkungan Universitas Negeri Semarang,
baik di setiap fakultas atau pun di parkir area Unnes depan.
Sampe saat ini belum diketahui pelaku yang meresahkan
warga UNNES karena di area parkir tidak terdapat cctv. Dan pihak kepolisian
setempat sepertinya belum bergerak dalam kasus ini karena pelaku sampai saat ini masih melakukan kegiatan berdosa tersebut.
Warga setempat juga dihimbau untuk menjaga keamanan
karena tidak bisa dipungkiri bahwa pelaku dapat merambah tempat warga yang dianggap aman untuk mereka
melaksanakan aksinya.
Penulis : Hanindia
P. Redaksi : Eka Ernita
Editor : Munawar Nur


Comments
Post a Comment