Benarkah sport interpreneurship hanya sebagai pelengkap mata kuliah olahraga?

Apa itu interpreneurship? Interpreneurship dalam definisi ini ditekankan bahwa seorang wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang, kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut. Pengertian wirausaha di sini menekankan pada setiap orang yang memulai sesuatu bisnis yang baru. Sedangkan proses kewirausahaan meliputi semua kegiatan fungsi dan tindakan untuk mengejar dan memanfaatkan peluang dengan menciptakan suatu organisasi. Hingga dimana dalam suatu organisasi tersebut dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
            Dalam pendidikan olahraga pentingkah mata kuliah sport interpreneurship? Ada yang mengatakan untuk menjadi interpreneur tidak perlu harus kuliah-kuliahan. Langsung saja jadi interpreneur. Apalagi di Fakultas Ilmu Keolahragaan menekankan mata kuliah sport interpreneurship sebagai mata kuliah yang wajib harus diambil oleh mahasiswa. Banyak yang setuju maupun tidak. Karena interpreneur dalam bidang olahraga sama seperti halnya berwirausaha dalam bidang sarana dan prasarana olahraga. Bahkan untuk sekarang ini mata kuliah sport interpreneurship menekankan berwirausaha dalam segala bidang, yang dimaksud adalah tidak hanya dalam ranah ruang lingkup olahraga. Seperti contohnya para mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UNNES minggu lalu yang mendapatkan tugas untuk berjualan di acara Car Free Day Semarang. Kemudian mahasiswa harus membuat laporan tentang hasil penjualannya. Apakah mata kuliah sport interpreneurship hanya sebagai pelengkap saja dalam perkuliahan olahraga? Ada sebagian pendapat mengatakan kejadian ini karena pertumbuhan lowongan kerja lebih lambat dibandingkan pertumbuhan lulusan pendidikan tinggi. Seperti banyaknya lulusan sarjana olahraga maupun sarjana lainya yang saat ini menjadi pengangguran karena minimnya lowongan pekerjaan yang ada dan juga persaingan yang ketat antar sarjana olahraga lainya.
            Banyak anggapan bahwa mata kuliah sport interpreneurship adalah sebagai mata kuliah pendamping dalam perkuliahan ilmu keolahragaan. Sebagai ilmu kelak saat para mahasiswa telah lulus sebagai sarjana. Karena adanya banyak kendala dalam dunia kerja nantinya, maka dari itu kewirausahaan adalah jalan satu-satunya sebagai jalan keluar dalam memecahkan masalah tersebut. Seperti contohnya banyak saat ini sarjana pendidikan olahraga yang tidak menjadi guru olahraga melainkan malah menjadi seorang wirausaha. Walaupun terkadang dalam dunia wirausaha tidak selamanya berhasil.
            Namun ada sanggahan dari dosen pengampu mata kuliah sport interpreneurship UNNES yaitu dikenal dengan nama Pak Fery Darmanto, S.pd., M.pd. “Siapa bilang mata kuliah sport interpreneurship tidak berguna di perkuliahan olahraga? Justru sport interpreneurship sangatlah berperan dalam melatih mahasiswa untuk mengatur strategi usaha di bidang industri olahraga. Usaha yang dimaksud di sini bukan hanya soal berjualan sarpras olahraga maupun menjadi pengusaha alat-alat olahraga. Cakupan usaha di sport interpreneurship sangatlah luas seperti usaha dalam mengatur strategi pemasaran event-event besar olahraga. Mahasiswa di sini dapat belajar dalam mengatur strategi pemasukan keuangan maupun pengeluaran dalam sebuah organisasi seperti tim sepak bola yang ada di Indonesia maupun yang ada di luar negeri. Strategi yang dimaksud seperti pemasukan sponsorship, ticketing, hak siar Tv, dan lainya juga pengeluaran seperti gaji pemain dan lain sebagainya. Jadi atas dasar ilmu sport interpreneurship mahasiswa dapat mengetahui cara usaha untuk mendapatkan keuntungan dari sebuah organisasi di dalam sebuah tim olahraga”, Ujarnya.
            Dapat disimpulkan bahwa mata kuliah sport interpreneurship sangatlah berguna bagi mahasiswa olahraga. Walaupun banyak pendapat bahwa mata kuliah ini tidak begitu berpengaruh dalam olahraga, namun kenyataanya dalam dunia olahraga sangatlah membutuhkan strategi dalam menjalankan usaha di dalamnya. Sehingga mata kuliah sport interpreneurship dijadikan mata kuliah wajib mahasiswa pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi UNNES. Tentunya mengapa mata kuliah ini dijadikan mata kuliah wajib yaitu berdasarkan kesepakatan dari jurusan dan juga para dosen.
            Dalam menanggapi masalah ini tentunya banyak mahasiswa yang pro maupun kontra. Ada mahasiswa yang setuju bahwa mata kuliah sport interpreneurship sebagai mata kuliah wajib, namun banyak pula mahasiswa yang kurang setuju. Banyaknya opini dari para dosen maupun mahasiswa menjadikan pertimbangan bagi mata kuliah ini untuk menjadi mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa. Jadi pentingkah ilmu sport interpreneurship dalam olahraga? Jawabannya jelas sangat penting karena sport interpreneurship banyak mengajarkan strategi usaha dalam dunia olahraga bagi mahasiswa. Sehingga lulusan olahraga nantinya tidak hanya tahu soal strategi permainan dalam olahraga namun lulusan olahraga juga dapat mengerti polemik keuangan di dalamnya.
            Dapat disimpulkan bahwa dalam mata kuliah jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UNNES memiliki mata kuliah wajib yang dipertimbangkan terlebih dahulu. Seperti mata kuliah sport interpreneurship dan mata kuliah yang lainya. Perkuliahan olahraga tidak hanya membahas soal olahraga saja, namun juga membahas suatu hal yang berkaitan di olahraga itu sendiri maupun yang ada di dalamnya. Mata kuliah sport interpreneurship untuk saat ini masih dipertahankan menjadi mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa. Mungkin juga untuk ke depanya mata kuliah ini masih diwajibkan untuk ditempuh oleh angkatan-angkatan selanjutnya.
           
Karangan : Vina Anggiyani
Pemimpin Redaksi     : Munawar Nur Ramadan

Editor                          : Eka Ernita Oktaviana

Comments

Popular Posts