UNNES : Aneh Tapi Nyata! Mahasiswa Pria FIK Dambaan Wanita
Di sebuah
kampus tercinta yang rindang dipenuhi dengan suasana sejuk tentunya Universitas
Negeri Semarang terdapat berbagai fakultas yang salah satunya Fakultas Ilmu
Keolahragaan. FIK dapat dikategorikan sebagai wadah bagi atlet dalam berbagai
bidang olahraga. Kekar, segar, bugar, tampan dan rupawan itulah yang menjadikan
FIK tampak lebih berwarna.
Tidak heran
lagi wanita dari fakultas lain banyak yang minat dan melirik pria FIK. Namun dibalik
semua itu terdapat suatu anggapan yang melenceng dan menjadikan risih telinga
bagi pria fakultas ilmu keolahragaan. Betapa tidak? Karena sebagian besar
mereka memiliki anggapan pria FIK merupakan pria playboy.
“Ah kalau saya sih cuek saja mereka mau beranggapan
bagaimana, yang penting saya berperilaku sewajarnya terhadap lawan jenis saya
dan saya berusaha untuk tidak merugikan orang lain” Tutur Hanindia Kunto
Arindra yang merupakan salah satu bintang idola di FIK setelah ditemui di
kantin, Selasa siang (6/6) pukul 11.00 WIB.
Memang
sebagian dari makhluk hidup khususnya manusia lebih mengutamakan pemikiran
negatifnya dibandingkan dengan positifnya. Hal demikian justru yang akan
membentuk sebuah karakter. Kaitannya dengan suatu penilaian seseorang lebih
cenderung pertama menilai dari penampilannya. Padahal penampilan buruk
seseorang belum tentu menggambarkan buruknya sikap maupun perilaku orang
tersebut. Betapa anehnya, kebanyakan manusia memiliki suatu pola pikir yang hanya
mementingkan serta mengutamakan pemikiran negatifnya saja. Mahasiswa FIK Unnes
khususnya kaum pria dinilai begitu buruk terkait dari segi penampilan, sikap
dan sebagainya. Namun sesungguhnya tidaklah demikian. Hanya oknum-oknum tertentu saja yang menjadikan nama besar FIK
tercoreng di kalangan Unnes.
Jika mereka
lebih menguak dan memahami akan karakter pria FIK sesungguhnya amat baik. Hal
itu dapat dilihat dari banyak segi seperti kedisiplinan, tanggungjawab,
kejujuran dan sebagainya. Mahasiswa
FIK digembleng untuk memiliki mental yang tangguh dan berani dalam menghadapi
berbagai permasalahn yang ada. Mereka terbiasa dengan hal-hal ekstrem yang dialami dalam berbagai mata kuliah yang
diambilnya. Seperti contoh pada saat mata kuliah renang, PLK, dll.
Jiwa dan raga
yang sehat lah yang menjadikan tujuan pencapaian dari segenap keluarga FIK
Unnes. Hal tersebut senantiasa berdampingan, selaras serta seirama agar
menjadikan manusia yang dapat bermanfaat bagi orang lain.
Rubah lah mindset dan segera lah untuk senantiasa
memiliki pikiran positif dalam segala hal yang ada di dalam kehidupan
bermasyarakat. Jangan mudah terpengaruh akan berita yang berdasarkan “jarene”.
Kuatkan prinsip serta berpedoman pada aturan yang ada. Karena hal itulah
yang dapat mempersatukan manusia dan menciptakan karakter manusia seutuhnya.
Memang sudah
menjadi tradisi mahasiswa Unnes bahwa pria FIK terkenal akan kegantengannya
namun tak luput juga akan anggapan buruk yaitu playboy. Hal tersebut
sudah tak asing lagi di telinga. Walaupun terkenal playboy namun tetap
saja kaum wanita lebih memilih dan menjadikannya teman hidup selama menjalani masa
mudanya. Karena tak bisa dipungkiri memang pria FIK Unnes yang terbaik.
“Semoga saja
mereka yang beranggapan mahasiswa pria FIK buruk makin lama makin hilang.
Karena kebanyakan mereka belum mengenal namun sudah menilai. Atau hanya saja
beranggapan berdasarkan dari kata “jarene” yang notabene berawal dari
wanita yang mungkin telah memiliki pengalaman berpacaran dengan pria FIK Unnes
namun hatinya tersakiti. Ya perlu dibenahi bahwa pria FIK Unnes adalah pria
yang tangguh, bijaksana, tanggungjawab serta setia” tutur Hanindia Kunto
Arindra, Mahasiswa FIK Unnes angkatan 2014.
Karangan : Ryan Wahyu Ramadhan
Pemimpin
Redaksi : Eka Ernita Oktaviana
Editor : Munawar
Nur Ramadan


Comments
Post a Comment